╰☆╮”,RUMAH-RUMAH SURGA YANG DIJANJIKAN ALLAH BAGI ORANG BERIMAN,”╰☆╮

╰☆╮”,RUMAH-RUMAH SURGA YANG DIJANJIKAN ALLAH BAGI ORANG BERIMAN,”╰☆╮

Tiada seorang pun tahu cendera mata apa yang masih tersembunyi bagi mereka-sebagai balasan atas amal kebaikan yang mereka lakukan. (Surat as-Sajdah, 17)

Surga adalah tempat yang dijanjikan bagi kaum mukminin atas keimanan mereka kepada Allah dan ketaatan mereka kepada-Nya. Surga, sebagaimana terpapar dalam banyak ayat, merupakan tempat yang diselimuti dengan aneka jenis berkah dan merupakan tempat tinggal kebahagiaan abadi. Allah menghadiahkan surga bagi orang-orang yang beriman sebagai pahala atas amal mereka di dunia.

Surga adalah tempat pengungkapan sifat pemurah Allah (kemurahan yang hanya diperuntukkan bagi orang-orang yang beriman kepada Yang Maha Pemurah, Yang mengganjar orang-orang yang menggunakan berkah-Nya dengan tepat dengan berkah lain yang abadi dan lebih unggul). Karena itu, surga merupakan rumah kebahagiaan yang mengandung segala hal yang mungkin diinginkan oleh jiwa manusia melebihi paparan ayat-ayat tersebut.

Dalam benak sebagian manusia, kata “surga” membangkitkan pikiran yang agak terbatas, karena mereka menduga surga tempat keindahan alamiah belaka, seperti taman ria. Akan tetapi, surga yang merupakan pikiran ini amat berbeda dengan surga yang terpapar dalam Al-Qur’an.

Dalam Al-Qur’an, surga dipaparkan sebagai tempat yang mengandung segala yang mungkin dikehendaki oleh manusia:

Diedarkan kepada mereka pinggan dan piala emas; di dalamnya ada yang menjadi idaman dan sedap dipandang mata; dan kamu akan kekal di dalamnya. (Surat az-Zukhruf, 71)

Di ayat lain, kita diberi tahu bahwa di surga bahkan terdapat lebih dari yang bisa diinginkan oleh manusia:

Segala yang mereka inginkan ada di dalamnya, dan ada tambahan dari Kami Sendiri. (Surat Qaaf, 35)

Dengan kata lain, berlawanan dengan kepercayaan umum, surga menawarkan berkah yang berlimpah, berkah yang belum terlihat oleh manusia sepanjang hayat mereka di dunia ini dan bahkan tak terbayangkan oleh mereka. Orang-orang beriman akan diberi pahala kehidupan kekal di surga atas ketaatan mereka kepada Allah semasa hidup di dunia dan atas jalan hidup mereka yang menuruti kehendak-Nya.

Surga yang dijanjikan bagi orang-orang beriman ini dijelaskan dalam berbagai ayat:

Dan sampaikan berita gembira kepada mereka yang beriman dan berbuat baik bahwa bagi mereka tersedia taman-taman surga, di dalamnya mengalir sungai; setiap waktu mereka mendapat rizki berupa buah-buahan, mereka berkata, “Rizki inilah yang dulu diberikan kepada kami,” karena mereka pernah mendapatkan yang serupa; dan bagi mereka di sana ada pasangan-pasangan yang suci bersih; dan di sana mereka tinggal selamanya. (Surat al-Baqarah, 25)

Orang yang bertakwa berada di taman-taman dan matair (air bersih yang melimpah). (Akan disambut dengan) “Masuklah dengan damai dan aman.” Dan akan Kami cabut dari hati mereka segala rasa dendam; (mereka akan) bersaudara saling berhadapan di atas singgasana (kemuliaan). Tak ada rasa letih menghinggapi mereka, dan tidak (pernah) disuruh keluar. (Surat al-Hijr, 45-48)

Bagi merekalah taman-taman bahagia yang abadi, yang di dalamnya mengalir sungai-sungai; mereka akan dihiasi dengan gelang emas, dan mereka akan mengenakan pakaian hijau dari sutera halus dan brokat tebal; mereka di sini bersandar di atas peterana. Sungguh balasan yang baik! Sungguh tempat istirahat yang indah! (Surat al-Kahfi, 31)

Sungguh, penghuni surga hari itu dalam kesibukan yang menyenangkan. Mereka dan pasangan-pasangan mereka berada di tempat yang teduh, bersandar di atas singgasana (kehormatan). Buah-buahan tersedia bagi mereka, dan akan mereka dapatkan segala yang mereka inginkan. “Salam!”, sebuah firman (sapaan) dari Tuhan, Maha Pengasih. (Surat Yaasiin, 55-58)

Adapun mereka yang bertakwa berada di tempat yang aman, di taman-taman dan mataair; mengenakan pakaian sutera halus dan brokat; mereka akan saling berhadapan. Demikianlah, dan Kami pertemukan mereka berpasang-pasangan dengan yang bermata indah, besar, dan berkilau. Di sana mereka dapat meminta buah-buahan dengan aman. Di sana mereka tak akan mengalami kematian lagi, selain kematian yang pertama; dan mereka dilindungi dari siksa api neraka, suatu karunia dari Tuhanmu; itulah kemenangan yang besar. (Surat ad-Dukhaan, 51-57)

Tetapi mereka yang beriman dan mengerjakan amal kebaikan akan Kami beri tempat kediaman di surga, tempat kediaman yang tinggi, di bawahnya mengalir sungai-sungai, kekal di dalamnya; itulah pahala terbaik bagi orang yang beramal! (Surat al-‘Ankabuut, 58)

Jadilah orang yang bermanfaat bagi orang lain apalagi dalam masalah agama yang dapat mendatangkan kebahagiaan di dunia dan akhirat.

Dari Jabir, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

خيْرُ النَّاسِ أَنْفَعُهُمْ لِلنَّاسِ

“Sebaik-baik manusia adalah yang paling memberikan manfaat bagi orang lain.” (Al Jaami’ Ash Shogir, no. 11608)

Dari Abu Mas’ud Al Anshori, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَنْ دَلَّ عَلَى خَيْرٍ فَلَهُ مِثْلُ أَجْرِ فَاعِلِهِ

“Barangsiapa memberi petunjuk pada orang lain, maka dia mendapat ganjaran sebagaimana ganjaran orang yang melakukannya.” (HR. Muslim).

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam juga bersabda,

لأَنْ يَهْدِىَ اللَّهُ بِكَ رَجُلاً وَاحِدًا خَيْرٌ لَكَ مِنْ أَنْ يَكُونَ لَكَ حُمْرُ النَّعَمِ

“Jika Allah memberikan hidayah kepada seseorang melalui perantaraanmu maka itu lebih baik bagimu daripada mendapatkan unta merah (harta yang paling berharga orang Arab saat itu).” (HR. Bukhari dan Muslim)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *